HANKAM

Ratusan Siswa Dilantik Jadi Prajurit Zeni TNI AD, Terima Tradisi Pembaretan

Pembaretan Ratusan Siswa Zeni TNI AD.
Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto memimpin tradisi pembaretan ratusan siswa Zeni TNI AD. (Foto: Dok. Penpusziad)

Jakarta, IDM – Ratusan siswa terdiri dari Dikcabpazi Abit Dikmapa PK Reguler dan Program Khusus TNI AD TA 2025 sebanyak 38 orang, Dikjurbazi Abit Dikmaba TNI AD Gel II TA 2024 (OV) sebanyak 698 orang dan Dikjurtazi Abit Dikmata TNI AD Gel I TA 2025 sebanyak 888 orang dilantik menjadi prajurit Zeni TNI AD.

Para siswa ini menerima tradisi pembaretan langsung oleh Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto dalam acara seremonial di daerah Latihan Olah Yudha Lapangan Tembak 300, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/5).

Baca Juga: KRI Panah Uji Tembak Meriam hingga Senapan SS-2 di Samudra Pasifik

Budi dalam amanatnya menyampaikan bahwa para siswa telah menjadi bagian dari keluarga besar Korps Zeni sebagai warga baru Korps Zeni, para siswa patut bersyukur dan berbangga karena tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan dan terpilih untuk menjadi prajurit Korps Zeni.

"Dimana tujuan dari penyelenggaraan acara tradisi ini adalah untuk menanamkan rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap Korps Zeni sehingga diharapkan setiap prajurit yang mengenakan baret zeni selalu menjaga nama baik dan kehormatan Korps Zeni dimanapun berada dan bertugas," kata Budi dalam keterangan resminya, Rabu (21/5).

Baca Juga: TNI Bangun Rumah Pintar di Bibida Papua, Wadah Pendidikan Alternatif

Lebih lanjut Budi mengatakan para pendahulu Korps Zeni telah mewariskan nilai-nilai luhur dalam bentuk sesanti yang menjadi semboyan prajurit Zeni yaitu “YUDHA KARYA SATYA BHAKTI”, yang bermakna “Mengabdi Dengan Kesetiaan Terhadap Tugas Perang Maupun Pembangunan”.

"Sesanti tersebut dirumuskan dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap mental pantang menyerah, rela berkorban dan semangat juang yang tinggi dari prajurit zeni untuk berbakti serta berkarya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik dalam masa damai maupun masa perang," kata Budi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.