Ratusan Prajurit TNI AD Tangani Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Manado

Jakarta, IDM - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Manado dan sekitarnya sejak Jumat (27/1) akibatnya banjir dan tanah menimpa di berbagai titik di Kota Manado.
Adapun wilayah yang terkena banjir di wilayah Kota Manado antara lain Kecamatan Mapanget, Tuminting, Singkil, Wenang, Paal 2, Tikala dan Bunaken dengan kedalaman air yang terendam banjir rata-rata antara 1 – 1,5 meter. Sementara wilayah yang terkena tanah longsor meliputi Kecamatan Singkil dan Paal 2 Kota Manado.

Menanggapi situasi bencana banjir dan tanah longsor tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah memerintahkan Pangdam XIII/Merdeka untuk segera mengerahkan pasukan dan sarana prasarana untuk membantu evakuasi dan penanganan bencana.
Sementara itu, melalui komando kewilayahan setempat dalam hal ini satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka saat ini dengan sigap menyebar dan turun langsung menerjunkan ratusan personelnya ke lokasi bencana untuk mengevakuasi masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor dengan mengerahkan sejumlah LCR dan mendirikan posko pengungsi dan dapur lapangan.

Dengan mengerahkan perahu LCR, para prajurit langsung masuk mendekati kediaman warga yang sudah terperangkap banjir yang semakin tinggi. Kaum lansia dan bayi menjadi prioritas utama penyelamatan. Pada keadaan darurat ini para pengungsi diarahkan ke posko TNI terdekat yang berada di seputaran Makorem 131/Santiago yang aman dari genangan banjir. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































