HANKAM

Ratusan Prajurit TNI AD akan Naik Golongan dari Tamtama ke Bintara

Diktukba TNI AD
Upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II TA 2026 bertempat di Lapangan Satdik Secaba Rindam II/Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatra Selatan. (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak 462 prajurit siswa akan naik golongan dari Tamtama ke Bintara. Hal ini dipastikan dalam upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II TA 2026 bertempat di Lapangan Satdik Secaba Rindam II/Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatra Selatan.

Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Senin (20/4), para siswa yang terpilih akan ditempa dalam pendidikan tersebut.

Baca Juga: Banyak Pelanggaran Dilakukan Prajurit, Panglima TNI Minta Segera Berbenah

Dalam amanat tertulis Pangdam II/Swj yang dibacakan Danrindam II/Swj, Brigjen TNI Lalu Habibburrahim Wiradarma dikatakan bahwa terpilihnya para siswa merupakan hasil seleksi ketat yang transparan dan objektif mencakup aspek mental, akademik, hingga kesamaptaan jasmani.

"Pendidikan ini merupakan bagian strategis dari pembinaan karier personel di lingkungan TNI AD. Para siswa diingatkan untuk memanfaatkan momentum ini secara optimal guna menimba ilmu dan keterampilan dari para pembina serta pelatih agar menjadi prajurit yang tangguh dan dapat diandalkan oleh satuan," ujar Habibburrahim.

Lebih lanjut dalam amanat tersebut dikatakan bahwa transformasi fundamental menjadi poin utama dalam pendidikan ini, di mana para siswa akan mengalami perubahan sikap dan tanggung jawab. Jika sebelumnya berperan sebagai pelaksana teknis di golongan Tamtama, setelah lulus nanti para siswa akan menyandang pangkat Sersan Dua yang merupakan "Tulang Punggung Satuan".

"Sebagai pemimpin di tingkat regu, seorang Bintara dituntut mampu berpikir kritis, adaptif, dan tepat dalam mengambil keputusan di lapangan di bawah berbagai situasi," kata Habibburrahim.

Baca Juga: Prajurit TNI Bantu Bangun Jembatan Gantung Garuda, Permudah Akses Warga Desa

Menutup amanatnya, Habibburrahim berpesan agar seluruh siswa menjalani latihan dengan penuh tekad dan niat yang kuat.

"Tidak ada hal yang sulit selama ada kemauan untuk maju," tutupnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.