HANKAM

Ratusan Prajurit Ikut Seleksi Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-L MINUSCA

Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Taufik Budi Santoso.
Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Taufik Budi Santoso (Foto: Dok. Pmpp-tni.mil.id)

Jakarta, IDM – Ratusan prajurit dari 3 Matra TNI mengikuti seleksi untuk menjadi pasukan Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-L MINUSCA, Satgas Ton Zeni Horizontal TNI Konga UNIFIL TA 2025 dan usul baru MO/MSO (Wan TNI).

Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Taufik Budi Santoso memberikan pembekalan langsung kepada peserta seleksi tersebut di Auditorium PMPP TNI, Sentul, Bogor pada beberapa waktu lalu. Ia menyampaikan bahwa para peserta harus mengikuti rangkaian kegiatan seleksi dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: AS Desak Korut Berhenti Kirim Pasukan untuk Bantu Rusia Melawan Ukraina

"Utamakan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan seleksi. Percaya kepada kemampuan diri sendiri. Laksanakan kegiatan secara optimal, Maksimal dan tawakkal," katanya melansir keterangan PMPP TNI, Selasa (29/4).

Ia pun menekankan agar para peserta berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan hasil yang terbaik. Ia juga menghimbau agar mereka tidak percaya kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan apalagi dengan meminta imbalan uang. Jika ditemukan dan terbukti melakukan hal demikian, akan langsung dicoret dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga: Perdana Menteri Nielsen Tegaskan Greenland Tidak Bisa Dibeli

Adapun, sebanyak 171 orang yang berasal dari dari 3 Matra TNI mengikuti seleksi yang digelar sejak 28 April hingga 9 Mei 2025 tersebut. Rangkaian tes meliputi tes kesehatan (umum dan jiwa), tes psikologi, tes bahasa Inggris, tes komputer, tes mengemudi dan tes kesegaran jasmani serta materi khusus bidang Zeni yaitu Explosive Ordnance Disposal (EOD). Dari hasil tes itu, akan ditentukan siapa saja yang berhak mengikuti tahap latihan pratugas sebelum diberangkatkan ke daerah misi. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.