Ratusan Perwira Siswa Ikuti Pendidikan Sekkau ke-115

Jakarta, IDM – Sebanyak 151 perwira siswa (Pasis) mengikuti pendidikan Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) angkatan ke-115.
Melansir keterangan Penerangan Kodiklatau, Kamis (16/5), ratusan Pasis itu terdiri dari 140 Pasis TNI AU; 10 Pasis Wara; 4 Pasis TNI AL; dan 3 Pasis mancanegara yang berasal dari Filipina, Malaysia, dan Kamboja.
Baca Juga: Pembinaan Personel, Lanud Adisutjipto Gelar Dikkualsus Juru Montir Udara Pesawat KT-1B Woong Bee
Pendidikan Sekkau angkatan ke-115 dibuka secara resmi oleh Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Wadankodiklatau) Marsda TNI Bambang Gunarto, mewakili Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustof, di Gedung Pramanasala, Sekkau, Jakarta, Selasa (14/5).

Dalam sambutan tertulisnya, Dankodiklatau berpesan agar para Pasis dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya.
“Sebagai perwira yang terpilih dan mendapatkan kepercayaan dari pimpinan, ikuti pendidikan Sekkau ini dengan sebaik-baiknya. Belajar, berlatih dan asah kemampuan diri dengan pengetahuan serta keterampilan,” pungkas dia.
Baca Juga: Kodam I/BB Akan Bangun 5 Jembatan Bailey yang Rusak Pasca Banjir Lahar Dingin Marapi
Dikutip dari berbagai sumber, pendidikan Sekkau merupakan pendidikan pengembangan umum tingkat awal bagi para perwira TNI Angkatan Udara.
Tujuan pendidikan ini untuk membekali perwira TNI AU terpilih agar memiliki kemampuan dasar staf dan komando, sehingga nantinya mereka dapat bertugas pada jabatan staf serta komando di satuan dasar TNI AU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































