HANKAM

Rampungkan Susparadas A-203, Ratusan Taruna AAU dan PSDP Raih Brevet Para

Penerjunan
Penerjunan yang dilakukan oleh siswa Pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) TNI AU Angkatan ke-203. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 142 taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) dan 27 Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) berhasil menyelesaikan pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-203 (A-230).

Rampungnya pendidikan ditandai dengan penyematan ‘Brevet Para’ kepada mereka dalam upacara penutupan Pendidikan Susparadas. Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Wadan Kodiklatau) Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, mewakili Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, di Lapangan Upacara Pusdik Kokdilatau, Bandung, Rabu (21/5).

Baca Juga: Wakil Panglima Unifil Perdana Kunjungi KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Laut Mediterania

Melalui pendidikan ini, para calon perwira muda itu dibekali dengan kemampuan dasar terjun payung militer sebagai bagian dari pembinaan kemampuan lintas udara di lingkungan TNI AU.

Wadan Kodiklatay Marsma TNI Ardhi Tjahjoko
Wadan Kodiklatay Marsma TNI Ardhi Tjahjoko menyematkan ‘Brevet Para’ kepada mantan siswa Pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) TNI AU Angkatan ke-203. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

“Susparadas memiliki nilai strategis karena bertujuan membentuk prajurit yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan prosedur penerjunan statik secara profesional,” ungkap Dankodiklatau dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wadan Kodiklatau, dikutip dari tni-au.mil.id, Kamis (22/5).

Baca Juga: Bakal Jadi Danlantamal III, Laksma Uki Prasetia Lepas Jabatan Kadisminpersal

Marsma TNI Ardhi Tjahjoko turut mengapresiasi keberhasilan para siswa yang telah melalui tahapan latihan fisik, teknik mendarat, dan penerjunan dengan selamat.

“Latihan terjun para dasar memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi, sehingga dibutuhkan konsentrasi penuh dalam setiap pelaksanaannya. Saya bersyukur kalian telah menyelesaikan semuanya dengan baik dan aman,” ujar Ardhi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.