Rampungkan Pendidikan Setukpa A-32, 150 Siswa Lulus Menjadi Perwira TNI AU

Jakarta, IDM – Sebanyak 150 siswa, yang terdiri dari 140 siswa pria dan 10 siswa Wanita Angkatan Udara (Wara), merampungkan pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) angkatan ke-32 tahun 2025.
Ratusan siswa tersebut kemudian mengikuti upacara penutupan pendidikan yang dipimpin oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Arif Mustofa di Lanud Adi Soemarmo, Selasa (17/6).
Baca Juga: Ribuan Anak Muda Ikuti Seleksi Bintara PK TNI AD
Dankodiklatau berpesan agar para lulusan Setukpa ini dapat menjadi sosok perwira panutan, sumber inspirasi, serta contoh bagi bawahannya.

“Selain itu, perwira juga harus memiliki kreatifitas dalam memimpin, menunjukkan dedikasi, serta mampu berinovasi untuk pencapaian tugas dan memiliki loyalitas terhadap atasannya,” sambung Marsdya TNI Arif dikutip dari keterangan Penerangan Kodiklatau dalam instagram @kodiklatau_info, Rabu (18/6).
Baca Juga: TNI Dukung Kejagung Ungkap Aliran Dana dan Jaringan Buzzer Marcella Santoso
Ia kemudian berharap, para mantan siswa Setukpa dapat terus mengembangkan kemampuan dan diri, serta meningkatkan pengetahuan sesuai dengan profesi/kecabangan masing-masing, sehingga mereka bisa tumbuh menjadi perwira yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis).
Acara penutupan ditandai dengan penanggalan tanda siswa dan pemberian ijazah secara simbolis oleh inspektur upacara kepada perwakilan siswa. Adapun Letda Pas Galih Apriyanto dari Satbravo 90 Kopasgat terpilih sebagai lulusan terbaik pada pendidikan Setukpa A-32 kali ini. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































