HANKAM

Rampungkan Pendidikan Komando A-50, 436 Prajurit Resmi Bergabung dengan Korpasgat

Prajurit Komando A-50
Ratusan prajurit Komando A-50 yang telah resmi menyandang baret Jingga dan menjadi bagian dari Korpasgat. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Jakarta, IDM – Sebanyak 436 prajurit Komando angkatan ke-50 (A-50) resmi mengenakan baret jingga dan menjadi bagian dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), pasukan elite TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Hal tersebut ditandai dengan tradisi pembaretan yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korpasgat (Kaskorpasgat) Marsda TNI Anis Nurwahyudi, mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis, di Pantai Santolo, Garut, Senin (12/10).

Baca Juga: Integrasikan Radio hingga Data, Marinir Uji Perangkat BCC Tactical V6

Ratusan prajurit yang terdiri dari perwira, bintara, dan tamtama itu telah menjalani rangkaian Pendidikan Komando A-50 sejak Mei 2026. Dalam pendidikan tersebut, Letda Pas M. Rifky Said dari Mako Korpasgat meraih predikat lulusan terbaik.

Kaskorpasgat
Kaskorpasgat Marsda TNI Anis Nurwahyudi, mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis, memimpin tradisi pembaretan ratusan prajurit Komando A-50 di Garut. (Foto: Dok. Instagram @korpasgat_tniau)

Melansir laman TNI AU, Pendidikan Komando merupakan kualifikasi khusus yang wajib dimiliki setiap prajurit Korpasgat. Pendidikan ini bertujuan membentuk prajurit yang profesional, militan, berjiwa kesatria, serta memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Baca Juga: TNI AL Latih 35 Prajurit Kapal Perang Tangani Kompas Navigasi Gyro Anschutz

Dalam amanat Panglima Korpasgat yang disampaikan oleh Kaskorpasgat, ditegaskan bahwa keberhasilan yang diraih bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Baret jingga yang dikenakan merupakan simbol perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketahanan fisik, kekuatan mental, serta semangat pantang menyerah yang telah ditempa selama pendidikan.

“Jadilah prajurit Komando Korpasgat yang tangguh, disiplin, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di lingkungan satuan maupun masyarakat. Pertahankan semangat juang yang telah ditempa selama pendidikan sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” tegas Marsdya TNI Deny Muis, dikutip dari unggahan Instagram @korpasgat_tniau, Selasa (13/10).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.