Raih Gelar Master, Dua Kolonel TNI AU Lulus Pendidikan Setingkat Lemhannas di NDU AS

Jakarta, IDM – Dua perwira menengah (Pamen) TNI Angkatan Udara (TNI AU), Kolonel Pnb Akal Juang E dan Kolonel Nav Muhammad Jausan, lulus dari pendidikan setingkat Lemhannas di National Defense University (NDU), Washington D.C, Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Naval Air Base Open Day jadi Wadah Kenali Dunia Penerbangan TNI AL Lebih Dekat
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Minggu (14/6) menjelaskan, Kolonel Pnb Akal berhasil menyandang gelar Master of Science (MS) in National Resource Strategy usai merampungkan pendidikan di Dwight D. Eisenhower School for National Security and Resource Strategy (ES).
Sementara itu, Kolonel Nav Muhammad Jausan memperoleh gelar Master of Science (MS) in Strategic Information and Cyberspace Studies setelah menempuh pendidikan di program studi College of Information and Cyberspace (CIC).

“Pencapaian kedua perwira menengah TNI AU tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi TNI Angkatan Udara dalam mendukung kepentingan pertahanan negara, sekaligus memperluas wawasan strategis yang relevan dengan tantangan keamanan masa kini dan masa mendatang,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Baca Juga: Petembak Gabungan Arhanud Pasgat Asah Kemampuan Tembak Tempur Malam
Rangkaian kegiatan pendidikan ditutup melalui prosesi wisuda yang berlangsung di kampus National Defense University dan dipimpin langsung oleh President of NDU Vice Admiral Pete Garvin pada Jumat (12/6).
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































