Raih Brevet Yudha Wastu Pramuka 48 Prajurit TNI AD Sah Jadi Keluarga Besar Infanteri

Jakarta, IDM - 84 orang siswa Dikjurtaif Abit Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun Angkatan 2022 resmi menerima pembaretan dan penyematan brevet Yudha Wastu Pramuka dalam upacara yang digelar di Pantai Tanjung Pasir Tanggerang. Minggu, (16/7).
Dilansir keterangan resmi Dispenad, Selasa, (18/7) Wadanrindam Jaya Kolonel Inf Rudianto selaku Irup mewakili Danrindam Jaya, membacakan amanat tertulis Danpussenif mengucapkan selamat kepada siswa Dikjurbaif yang telah berhasil menempuh latihan berganda selama 24 hari dan berhak mendapatkan Brivet Yudha Wastu Pramuka serta berhak memakai Baret Infanteri sebagai tanda sahnya bergabung dalam keluarga besar Infanteri.
Baca Juga: Talisman Sabre 2023: Korps Marinir Laksanakan Operasi Amfibi dengan Marinir Australia
Pengukuhan dan pembaretan serta penyematan brevet Yudha Wastu Pramuka merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan sebagai prajurit Infanteri yang memiliki kemampuan bergerak disegala bentuk medan pertempuran yang tidak dimiliki oleh pasukan lain.

Pembaretan tidak hanya dihadiri para pejabat Rindam Jaya tapi juga orang tua siswa dengan penuh antusias, rasa haru dan penuh bangga menyematkan brevet Yudha Wastu Pramuka dan memakaikan baret Infanteri kepada putranya.
Baca Juga: Upaya Kurangi Emisi Karbon, Pangkostrad bersama Pupuk Kaltim Tanam 63.672 Pohon
"Tingkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan Fisik dengan didukung semangat juang, jiwa korsa serta kebanggaan infanteri sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara," pesan Danpussenif dalam sambutan tertulisnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































