HANKAM

Rafale Unjuk Gigi di HUT ke-81 RI, Tampilkan Air Escort dan Manuver High G Turn

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale melakukan manuver High G Turn pada peringatan HUT ke-81 RI. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Rafale, pesawat tempur terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU), untuk pertama kalinya mengudara di langit Jakarta dan unjuk gigi pada peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Empat Rafale menunjukkan kemampuan tempurnya melalui aksi pengawalan udara (air escort) dan manuver High G Turn di hadapan Presiden Prabowo Subianto serta masyarakat Indonesia.

Penampilan tersebut diawali dengan salam dari salah satu penerbang TNI Angkatan Udara yang disampaikan langsung dari kokpit pesawat tempur produksi Prancis itu untuk memperingati hari jadi ke-81 RI.

Baca Juga: Daftar Alutsista TNI yang Dikerahkan untuk Penanganan Gempa di NTT

“Kami elang-elang muda TNI Angkatan Udara. Dari kokpit pesawat tempur Rafale yang didatangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 RI. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka!,” ujar penerbang TNI AU tersebut.

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale melakukan pengawalan udara (air escort) terhadap pesawat A400M pada peringatan HUT ke-81 RI. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Setelah salam disampaikan, empat Rafale dengan call sign “Macan Flight” mulai mengudara di langit Jakarta dengan melakukan misi air escort dengan mengawal pesawat angkut strategis A400M yang menggunakan call sign “Atlas Flight”.

Kehadiran Rafale dan A400M pada peringatan HUT ke-81 RI menjadi salah satu momen penting. Kedua pesawat tersebut merupakan bagian dari alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru yang memperkuat kekuatan udara Indonesia sekaligus menandai langkah modernisasi armada tempur dan angkut TNI Angkatan Udara.

Baca Juga: A400M dan Super Hercules TNI AU Mengudara Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pengadaan Rafale dan A400M dilakukan saat Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI. Unit pertama A400M dengan nomor registrasi A-4001 diserahkan kepada TNI AU pada November 2025. Sementara itu, satu unit lainnya diserahkan secara resmi ke TNI AU pada Mei 2026, bersamaan dengan enam unit Rafale.

Setelah menjalankan misi pengawalan, penampilan Rafale dilanjutkan dengan aksi manuver udara. Satu unit Rafale dengan call sign “Panther Flight” melakukan High G Turn. Manuver tersebut merupakan manuver terbang rendah dengan gaya G (gravitasi) tinggi dan memungkinkan pilot untuk melakukan belokan lebih tajam dari biasanya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.