Puspom TNI Telusuri Kebenaran Mobil Pelat TNI yang Lintasi Jalur Transjakarta

Jakarta, IDM – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menelusuri kebenaran mobil berpelat dinas TNI yang melintasi jalur Transjakarta.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah menanggapi beredarnya video di media sosial yang menarasikan mobil berpelat TNI melintasi jalan layang koridor 13 Transjakarta, Rabu (24/9) pagi.
Baca Juga: Kisah Prajurit TNI Jadi Guru, Senjatanya Bukan Peluru tapi Kapur Tulis
Video menarasikan bahwa mobil tersebut dikawal dan melintasi halte Transjakarta kawasan Kebayoran Lama.
“Saat ini, Puspom TNI sedang menelusuri serta mengumpulkan data dan informasi terkait video yang beredar tersebut,” kata Freddy saat dikonfirmasi, Kamis (25/9).
Kapuspen TNI mengatakan, kendaraan dinas TNI yang melintas di jalur khusus bus Transjakarta tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas. Pelanggar akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Bagi prajurit dengan kendaraan dinas TNI dan melanggar aturan lalu lintas, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Freddy.
Baca Juga: Marinir Bangun Kedekatan dengan Masyarakat Papua di Pasir Putih dan Obano
TNI berkomitmen bahwa setiap prajurit wajib taat hukum serta menjadi teladan bagi masyarakat.
“TNI akan selalu menegakkan disiplin dan aturan hukum, termasuk dalam hal berlalu lintas,” kata Kapuspen TNI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































