HANKAM

Puspom TNI: Prajurit yang Pegang Senjata Api Kondisi Psikologi Harus Stabil

Ilustrasi Pasukan Denwalsus
Ilustrasi Pasukan Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) bersenjata lengkap memperagakan simulasi pengamanan. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Hari Rabu, (27/8) kemarin personel dari Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menggelar pemeriksaan psikologi senjata api bertempat di Gedung B3 lantai 5 Puspom TNI. Kegiatan ini dipimpin dan dilaksanakan oleh Tim Psikologi Mabes TNI.

Dilansir dari keterangan Penpuspom TNI, Kamis (28/8) tujuan dilaksanakannya pemeriksaan psikologi ini adalah untuk memastikan bahwa setiap personel yang memegang dan menggunakan senjata api memiliki kondisi psikologis yang stabil, mampu mengendalikan emosi, serta memiliki tingkat kewaspadaan dan tanggung jawab yang tinggi.

Baca Juga: Forum CHODs di Thailand, Panglima TNI Gelar Pertemuan Bilateral dengan Empat Pimpinan Militer

"Dengan demikian, penggunaan senjata api dapat dilakukan secara tepat, aman, dan profesional sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan TNI," tulis keterangan Puspom TNI.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini kasus penembakan yang dilakukan oknum prajurit TNI marak terjadi. Kopral Dua (Kopda) Bazarsyah dijatuhkan hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Militer Palembang setelah dinyatakan terbukti bersalah menembak tiga anggota polisi hingga tewas di lokasi judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung, 17 Maret 2025.

Baca Juga: Tentara Indonesia, AS dan Jepang Kolaborasi di Operasi Lintas Udara

Terbaru, tiga oknum anggota TNI menggeruduk Mapolres Kepulauan Selayar, salah satunya melepaskan tembakan sebanyak 3 kali. Diduga ada miskomunikasi berawal dari kecelakaan di jalan raya yang melibatkan salah satu keluarga TNI dengan personel polisi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.