HANKAM

Puspen Ungkap Motif Awal Prajurit TNI dalam Kasus Kacab Bank BUMN

Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah.
Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Pusat Penerangan TNI mengungkap motif awal prajurit TNI, Kopda FH, dalam kasus pembunuhan terhadap Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, bernama Mohamad Ilham Pradipta (37).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, peran FH dalam kasus tersebut sebagai perantara, yakni mencari orang untuk melakukan upaya penjemputan paksa.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motifnya karena yang bersangkutan menerima sejumlah uang,” kata Freddy dalam keterangan tertulis setelah dikonfirmasi, Senin (15/9).

Baca Juga: Bakamla Bongkar Praktik Ilegal Kolektor Pasir Timah di Babel, Ini Modus Operandinya

Kapuspen TNI memastikan bahwa FH telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Proses hukum terhadap FH langsung dilakukan melalui mekanisme pidana.

“Setelah penyidikan selesai dan dinyatakan lengkap, perkara akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Militer untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Freddy.

Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel Corps Polisi Militer (CPM) Donny Agus Priyanto mengatakan, saat kejadian penculikan dan pembunuhan tersebut, status FH memang sedang dicari oleh satuan karena tidak hadir tanpa ijin dinas.

Baca Juga: PT DI Produksi Dua Helikopter VIP H225M untuk TNI

Diketahui, Ilham Pradipta ditemukan tewas di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8/2025), sekitar pukul 05.30 WIB. Mayat korban pertama kali ditemukan salah satu warga yang tengah menggembala sapi di lokasi.

Saksi melihat korban dalam kondisi tangan dan kaki terikat, serta mata terlilit lakban.

Ilham Pradipta sempat diculik dari supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebelum jasadnya dibuang ke area persawahan Kampung Karangsambung.

Sebanyak 16 orang, termasuk FH, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.