HANKAM

Puspen Jelaskan Jumlah Perwira Remaja TNI-Polri yang Dilantik Tahun Ini Lebih Banyak Dibanding Sebelumnya

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto melantik 2.000 perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, IDM – Pusat Penerangan (Puspen) TNI menjelaskan jumlah perwira remaja TNI-Polri yang dilantik tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto melantik 2.000 perwira remaja TNI-Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7).

Jumlah itu lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, seperti pelantikan 906 perwira remaja pada 2024 atau pelantikan 833 perwira remaja pada 2023.

Baca Juga: Profil Letda Bisyarah Salsabila, Kowad Peraih Anindya Wiratama Akmil 2025

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, jumlah perwira remaja lebih banyak karena yang dilantik tahun ini terdiri dari dua angkatan, yakni taruna tingkat IV dan tingkat III.

“Perwira remaja yang dilantik terdiri dari dua angkatan sekaligus. Ini disebabkan adanya penyesuaian kurikulum dan perubahan masa pendidikan di lingkungan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Rabu (23/7).

Masa pendidikan yang sebelumnya empat tahun menjadi tiga tahun. Ini berlaku bagi masa pendidikan di Akademi TNI maupun Akademi Kepolisian.

“Kehadiran dua angkatan ini menjadi kekuatan tambahan bagi TNI dan Polri dalam menghadapi tantangan tugas ke depan,” kata Kristomei.

Baca Juga: Senyum Bahagia Mantan KSAD Dudung Abdurachman, Anaknya Lulus Pendidikan Akmil

Dari Akademi Militer (Akmil), penghargaan lulusan terbaik atau Adhi Makayasa
diberikan kepada Letda (Arh) Alim Bimo Pratowo (TK IV) dan Letda (Inf) Muh. Afridzal Muchlis (TK III).

Dari Akademi Angkatan Laut (AAL), penghargaan Adhi Makayasa diraih oleh Letda (P) Menenda Putra Duta (TK IV) dan Letda (T) Aryya Handaru (TK III).

Sementara dari Akademi Angkatan Udara (AAU), penghargaan disematkan kepada Letda (Pnb) Evan Bastih Reswara (TK IV) dan Letda (Lek) Axel Fahreza Adiatma (TK III). Kemudian, dari Akademi Kepolisian (Akpol) Aipda Muh. Malik Aditya K (TK IV) dan Aipda Fathan Putra Rifito (TK III). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.