Puslatpurmar 7 Lampon Kenalkan Profesi TNI kepada Anak-anak Sekolah Dasar

Jakarta, IDM - Radio Bintang Tenggara bersinergi dengan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, menyelenggarakan kegiatan kelas Profesi Radio Bintang Tenggara di SDN Kepatihan, Banyuwangi, Rabu (19/10).
Ada beberapa macam materi yang disampaikan, di antaranya tentang tugas pokok TNI, kendaraan tempur (ranpur), kendaraan dinas, wawasan kebangsaan, dan kedaulatan NKRI dengan tujuan agar anak-anak termotivasi belajar lebih giat serta jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Terpisah, Danpuslatpurmar 7 Lampon Letkol (Mar) Kardono Syamsu, menyampaikan pengenalan profesi TNI, khususnya TNI AL yang juga sebagai salah satu bentuk hubungan komunikasi sosial.
"Pengenalan profesi adalah salah satu pembelajaran di sekolah dan sangat penting bagi anak-anak. Semakin banyak mengenal profesi, maka anak-anak semakin banyak memiliki gambaran mengenai cita-cita," ujar Kardono, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (20/10).
Penyelenggaraan kelas profesi tersebut juga selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, untuk menjaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, dan negara. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































