HANKAM

Puslambangjaau Gelar Flying Supervisors Workshop, Wujudkan Keselamatan Penerbangan

Wakil Kapuslambangjaau Marsma TNI Djokoo Tjahjono
Wakil Kapuslambangjaau Marsma TNI Djokoo Tjahjono saat mewakili Kapuslambangjaau Marsda TNI Hari Murasnto membuka Flying Supervisor Workshop. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja Angkatan Udara (Puslambangjaau) menggelar Flying Supervisors Workshop selama 5 hari yang dimulai pada 10 hingga 14 Juli 2023.

Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Puslambangjaau Marsma TNI Djoko Tjahjono mewakili Kepala Puslambangjaau, Marsda TNI Hari Mursanto di Ruang Mini Teater Muspusdirla, Senin (10/7).

Baca Juga: Pangkostrad Sematkan Sabuk Hitam Judo Kepada Kapolri

Dalam sambutan Kapuslambangjaau dijelaskan, Flying Supervisors Workshop merupakan salah satu program yang terlaksana dari kerja sama antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) dalam bidang kelaikan dan keselamatan terbang dan kerja.

RAAF
Personel RAAF yang menjadi narasumber dalam acara Flying Supervisor Workshop. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Diharapkan pelaksanaan Flying Supervisors Workshop dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara melaksanakan pengawasan dalam operasi penerbangan sehingga dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ungkap Kapuslambangjaau.

Baca Juga: 40 Delegasi Marinir Indo-Pasifik Hadiri Pembukaan Pacific Amphibious Leaders Symposium 2023

Selanjutnya, materi yang diberikan selama kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pembinaan keselamatan (safety) di satuan yang pada akhirnya dapat terwujud zero accident.

Sementara itu, mengutip keterangan TNI AU dalam instagram @militer.udara disebutkan, kegiatan ini diikuti oleh 25 instruktur penerbang yang berasal dari sejumlah perwakilan skadron di jajaran TNI AU. Adapun narsumber yang dihadirkan merupakan personel TNI AU dan RAAF. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.