HANKAM

Puslaiklambangjaau Tingkatkan Kompetensi Perwira TNI AU dalam Aspek Keselamatan Penerbangan

Workshop Fasilitas Pendukung Penerbangan Sisi Udara (Air Side) dan Sisi Darat (Land Side)
Workshop Fasilitas Pendukung Penerbangan Sisi Udara (Air Side) dan Sisi Darat (Land Side) tingkat ahli perwira. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja (Puslaiklambangjaau) menggelar lokakarya workshop Fasilitas Pendukung Penerbangan Sisi Udara (Air Side) dan Sisi Darat (Land Side) tingkat ahli perwira.

Dalam implementasinya, Puslaiklambangjaau menjalin kerja sama dengan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dengan tujuan untuk mendukung aspek keselamatan penerbangan.

Lokakarya tersebut dibuka oleh Wakapuslaikbangjaau Marsma TNI Dodi Fernando, mewakili Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Fakhrizet, di kampus PPI Curug, Tangerang, Banten, Kamis (30/4).

Baca Juga: Dapat Hibah “Drone” dari Australia, Bakamla Siapkan Unit Satuan Udara dan SDM

“Program ini diharapkan menambah wawasan para peserta dan dapat diaplikasikan di satuan TNI AU khususnya keselamatan (safety) untuk mendukung penerbangan,” ujar Kapuslaiklambangjaau dalam sambutan tertulisnya.

Wakapuslaikbangjaau Marsma TNI Dodi Fernando
Wakapuslaikbangjaau Marsma TNI Dodi Fernando membuka Workshop Fasilitas Pendukung Penerbangan Sisi Udara (Air Side) dan Sisi Darat (Land Side) tingkat ahli perwira. (Foto: Dok. Dispenau)

Lebih lanjut Fakhrizet menjelaskan bahwa standar teknis fasilitas pendukung penerbangan juga perlu diperkuat dengan mengacu pada ketentuan International Civil Aviation Organization (ICAO).

“Diharapkan workshop ini dapat menghasilkan perwira TNI AU yang profesional dan berkualitas,” ungkap Kapuslaiklambangjaau dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (30/4).

Baca Juga: Asah Kesiapsiagaan Operasi, Grup 2 Heli Kerahkan Super Puma hingga Caracal dalam Latihan Sarva Gesit-26

Sementara itu, Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia Curug Capt Megi H. Helmiadi, yang diwakili oleh Wakil Direktur 1 Dhian Supardam, menyampaikan bahwa sinergi antara kedua institusi merupakan bentuk komitmen bersama dalam mencetak sumber daya manusia unggul.

“Sinergi ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mencetak SDM yang profesional, disiplin, dan memiliki standar kompetensi tinggi, baik di lingkungan sipil maupun militer,” ujar Megi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.