Pusat Polisi Militer TNI AD Beri Penghargaan untuk Ifan Seventeen

Jakarta, IDM – Pusat Polisi Milter TNI Angkatan Darat (Puspomad) memberikan penghargaan untuk Riefian Fajarsyah atau yang dikenal dengan Ifan Seventeen.
Mantan vokalis grup musik Seventeen ini sekarang menjabat sebagai Direktur Utama Produksi Film Negara (PFN).
Penghargaan ini diketahui lewat unggahan di instagram miliknya @ifanseventeen, seperti dilihat Rabu (30/7).
Baca Juga: Puspenerbal Uji Coba Drone VTOL Ambara untuk Pengawasan Maritim
"Alhamdulillah hari ini mendapatkan penghargaan sebagai Warga Kehormatan Corps Polisi Milter TNI Angkatan Darat," tulis Ifan.
Lebih lanjut kata Ifan yang juga pernah bermain di film Sukep: The Movie ini mengatakan penghargaan ini sebagai sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri buat dirinya dan juga PFN.
"Terima kasih kepada Ws. Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD Bapak Mayjen Eka Wijaya Permana untuk penghargaannya. Tentunya ini menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri buat saya pribadi, maupun Pfn dalam rangka menunjukkan sinergitas antara BUMN dengan TNI AD," kata Ifan.
Baca Juga: Kodam XVIII/Kasuari Kawal Penyaluran Bantuan Beras Bulog
Dengan penghargaan ini ia berharap ke depan terus terjalin kolaborasi antara PT. Produksi Film Negara dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat dalam hal kebermanfaatan untuk bangsa dan negara.
"Semoga ke depan akan lebih banyak lagi kolaborasi yang terjalin antara PT. Produksi Film Negara dengan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat dalam hal kebermanfaatan untuk bangsa dan negara," kata Ifan. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































