Pusat Kavaleri TNI AD Buka Pendidikan Bintara Kendaraan Tempur

Jakarta, IDM – Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) TNI AD menggelar upacara pembukaan Pendidikan Bintara Kendaraan Tempur TA 2026. Upacara pembukaan dipimpin oleh Danpusdikkav Brigjen TNI Sugeng Waskito Aji yang bertindak selaku inspektur upacara.
Baca Juga: Pemerintah dan PBB Beri Penghormatan dan Santunan bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Dilansir dari keterangan Pusdikkavpussenkav, Kamis (2/4), Sugeng menyampaikan bahwa pendidikan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membentuk prajurit Bintara Kavaleri yang memiliki kemampuan dan profesionalisme tinggi dalam pengoperasian serta pemeliharaan alutsista Kavaleri TNI AD.
Pendidikan ini akan berlangsung selama enam minggu dengan materi meliputi teori kendaraan tempur, pengenalan sistem persenjataan, mekanisme penggerak, komunikasi taktis, serta latihan lapangan guna membentuk prajurit yang siap menghadapi tantangan operasi militer modern.
Baca Juga: Paspampres dan PSS ROK Bahas Latma Pengamanan VVIP
Upacara dihadiri oleh pejabat Pussenkav atau yang mewakili, pejabat Distribusi Pusdikkav, para Gadik, serta peserta didik yang akan menempuh pendidikan. Harapannya, melalui pendidikan ini akan lahir Bintara Kavaleri yang tangguh, berkarakter, dan mampu mendukung tugas pokok satuan secara optimal. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































