Punya Peran Sentral, Ini Tugas Liason Officer TNI AD di Koopsudnas

Jakarta, IDM – Baru-baru ini Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Liason Officer (LO) TNI AD Koopsudnas, dari Kolonel Arh Fithrizal Setiawan kepada Kolonel Arh Muhammad Suaib.
Kolonel Arh Muhammad Suaib sebelumnya menjabat Kasiter Kasrem 141/Tp (Watampone Bone) Kodam XIV/Hsn. Sementara Kolonel Arh Fithrizal Setiawan selanjutnya menempati jabatan baru sebagai dosen Seskoad.
Baca Juga: Komandan Puspernebal Tinjau Kesiapan Demo Udara Pesawat Beechcraft G-36 Bonanza
Menurut Tedi Rizalihadi, jabatan LO TNI AD ini mempunyai peran sentral di organisasi Koopsudnas.
"Peran tersebut yaitu pendayagunaan kekuatan dan kemampuan satuan jajaran TNI AD pada rencana pelibatan kekuatan darat dalam mendukung tugas Koopsudnas, baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," kata Tedi dalam keterangannya dikutip dari Puspen TNI, Kamis, (25/7).
Baca Juga: Pangkoarmada III Serahkan Jabatan Komandan Satuan Kapal Cepat kepada Kolonel Laut Hananto
Karena peran ini, kepada Kolonel Arh Fithrizal Setiawan ia pun mengucapkan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, kerjasama dan loyalitas yang diberikan selama berdinas di Koopsudnas. Selanjutnya Kepada Kolonel Arh Muhammad Suaib, ia memberikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas sebagai LO TNI AD Koopsudnas. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































