Puluhan Siswa Sekbang TNI AU A-105 Tingkatkan Kemampuan Terbang Navigasi

Jakarta, IDM – Sebanyak 24 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI Angkatan Udara (TNI AU) Angkatan ke-105 mengikuti latihan terbang navigasi jarak jauh (NJJ) atau Navigasi II sejak 10 hingga 15 Maret 2025.
Penerangan Lanud Adisutjipto dalam keterangan foto di instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta yang dikutip Rabu (12/3) menjelaskan, latihan terbang Navigasi Jarak Jauh diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam mengawaki pesawat dan terbang navigasi dengan menggunakan pilotage (map reading, time calculation, fuel logging).
Baca Juga: Cetak Perwira Profesional, Taruna AAU Rampungkan Praktik Avionik II
Selama melakukan latihan NJJ, puluhan siswa Sekbang akan mengawaki pesawat KT-1B Woong Bee dengan rute latihan meliputi Lanud Adisutjipto (Yogyakarta) – Lanud Mulyono (Surabaya) – Lanud I Gusti Ngurah Rai (Bali). Setelah itu, mereka akan kembali ke Lanud Adisutjipto.

Bersamaan dengan latihan NJJ siswa Sekbang, para instruktur penerbang (IP) Lanud Adisutjipto Yogyakarta juga melakukan latihan profisiensi navigasi. Dengan latihan tersebut, para instruktur penerbang diharapkan dapat mempertahankan serta meningkatkan kapabilitas mereka.
Baca Juga: Prajurit Armed Biringgalih Lontarkan 22 Tembakan di Istana Negara
Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Setiawan berpesan agar seluruh peserta latihan dapat mematuhi aturan serta prosedur yang berlaku. “Utamakan faktor safety (keselamatan), sehingga seluruh kegiatan latihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan selamat, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pengakhiran,” ungkap Setiawan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































