Puluhan Prajurit Kopaska Ikuti Pembekalan untuk Detasemen Pelatih

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopaska) Laksamana Pertama Monang H Sitompul, membuka program pelatihan untuk pelatih (training to trainer), di Surabaya, Selasa (25/2).
Peserta program training to trainer sejumlah 24 orang yang terdiri dari 8 prajurit Satkopaska Koarmada I, 8 prajurit Satkopaska Koarmada II, dan 8 prajurit Satkopaska Koarmada III.
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Kapal Bocor di Sulawesi Utara
Monang menjelaskan, pelatihan yang dijadwalkan selama 41 hari ini bertujuan sebagai pembekalan dan pemantapan kepada prajurit terpilih untuk menjadi tenaga detasemen latih (denlat) di satuan-satuan Kopaska.
"(Nantinya) mereka sebagai tenaga detasemen latih, bertugas menyelenggarakan pelatihan harian (K1)" jelasnya, dikutip dari keterangan Satpuskopaska TNI AL, Rabu (26/2).
Baca Juga: Gelar Bakti Sosial dari Sabang Sampai Merauke, Dharma Pertiwi Cetak Rekor MURI
Selain itu, pelatihan tersebut juga untuk mencapai tingkat kesiapan operasional yang dipersyaratkan kepada prajurit Kopaska terpilih dalam menguasai doktrin, teknik, dan taktik serta prosedur yang benar.
"Jadikan kesempatan ini sebagai sarana menyatukan dan menyeragamkan taktik dan operasi Kopaska dengan jati diri sebagai pasukan peperangan laut khusus," tuturnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































