Puluhan Prajurit Koarmada II Dilatih Kendalikan Meriam 40mm

Jakarta, IDM – Puluhan prajurit Koarmada II diasah kemampuannya dalam mengoperasikan meriam kaliber 40 mm, untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus kesiapan tempur personel di lapangan.
Sebanyak 35 prajurit dari korps senjata dan elektro yang berdinas di kapal perang jajaran Koarmada II ikut dalam pelatihan ini. Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Materiel Senjata dan Elektronika (Kadissenlek) Koarmada II Kolonel Laut (E) Januar Heri Cahyono, di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/11).
Baca Juga: AL Singapura Bawa Kapal Latih Multifungsi MV Mentor ke Jakarta
Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung 10-14 November 2025 ini memberi pembekalan teori sekaligus praktik pengoperasian serta pemeliharaan sistem senjata meriam 40 mm. Januar mengatakan, para peserta dituntut memahami cara kerja, prosedur keamanan, hingga teknik menembak yang presisi dan aman.

“Gunakan kesempatan ini untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan kalian, serta capai pelaksanaan latihan dengan zero accident,” tegas Januar dalam amanatnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II.
Baca Juga: Kapal Baru TNI AL jadi Saksi Tabur Bunga Hari Pahlawan, Keluarga Pejuang Ikut Berlayar
Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab selama latihan berlangsung, terutama dalam menjaga keselamatan personel dan peralatan.
Selain meningkatkan kemampuan individu, latihan ini juga menjadi bagian dari pembinaan satuan dalam memperkuat kesiapan tempur unsur-unsur Koarmada II. Dengan penguasaan teknologi dan sistem persenjataan yang lebih baik, diharapkan para peserta bisa menjadi prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan siap menjawab tantangan tugas di laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































