Puluhan Prajurit Kapal Perang Dilatih Kuasai Radar Navigasi, Koarmada II Tekankan Penguasaan Teknologi

Jakarta, IDM – Koarmada II kembali menggelar pelatihan peningkatan kompetensi teknis pengawak radar navigasi 2025. Agenda ini dibuka resmi oleh Paban Sistem dan Teknologi Letkol Laut (E) Akhmad Nofik di Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/11).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, mengungkapkan pelatihan berlangsung 17-21 November, diikuti 35 prajurit dari sejumlah kapal perang (KRI) di jajaran Koarmada II.
Baca Juga: Air Staff Talks Perdana, TNI AU-Angkatan Udara China Soroti Beragam Peluang Kerja Sama
"Selama lima hari, para peserta akan memperdalam kemampuan mengoperasikan radar navigasi, perangkat penting yang menentukan keamanan dan keselamatan pelayaran kapal perang," ungkap Antonius dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Selasa (18/11).
Koarmada II menekankan kemampuan menguasai teknologi sensor dan navigasi kini menjadi keharusan bagi setiap pengawak kapal. Peningkatan keterampilan ini, kata Antonius, juga selaras dengan upaya memperkuat kesiapan tempur dan kesiapan operasi seluruh unsur KRI.
Sementara Akhmad saat pembukaan pelatihan tersebut berpesan agar puluhan prajurit KRI jajaran Koarmada II memanfaatkan waktu latihan secara maksimal.
Baca Juga: TNI AL Tambah Kapten Pilot Helikopter Panther, Lahir dari Biak Papua
"Pelajari seluruh materi dengan sungguh-sungguh. Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, para prajurit diharapkan mampu mengenali, mengoperasikan, dan menerapkan perangkat radar secara optimal di lapangan," tegasnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis Koarmada II untuk memastikan prajurit kapal perang tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi maritim dan siap menghadapi dinamika tugas di laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































