HANKAM

Puluhan Personel TNI AU Rampungkan On Job Training Pesawat Super Hercules C-130J-30

OJT
Personel TNI AU dan instruktur dari Lockheed Martin pada acara graduation maintenance crew on the job training (OJT) pesawat Super Hercules C-130J-30. (Foto: Dok. Instagram @lanud_halim_perdanakusuma)

Jakarta, IDM - Sebanyak 40 personel TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengikuti kegiatan graduation maintenance crew on the job training (OJT) pesawat Super Hercules C-130J-30 yang digelar di Jakarta, Rabu (24/5).

Kegiatan OJT ini telah berlangsung sejak 2 Mei 2023 sampai 24 Mei 2023 di Skadron Udara 31, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Melansir keterangan Penerangan Lanud Halim Perdanakusuma dalam instagram @lanud_halim_perdanakusuma, Kamis (25/5) dijelaskan, puluhan personel tersebut berasal dari Skadron Udara 31, Skadron Teknik 021 dan Satuan Pemeliharaan 23 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, serta Satuan Pemeliharaan 13 dan 15 Lanud Husein Sastranegara Bandung.

Baca Juga: Glagaspur Resmi Ditutup, Pangkoarmada III: Evaluasi Prajurit Selama Latihan

Masing-masing Lanud menugaskan 10 personel, di mana tugas mereka berfokus pada sejumlah hal seperti airframe, propulsion, electrical, serta avionic.

OJT
Para personel TNI AU saat menghadiri acara graduation maintenance crew on the job training (OJT) pesawat Super Hercules C-130J-30. (Foto: Dok. Instagram @lanud_halim_perdanakusuma)

Pelatihan ini pada dasarnya merupakan bagian dari paket program pembelian pesawat angkut Super Hercules C-130J-30 yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan nantinya akan dioperasionalkan oleh Skadron Udara 31.

Dengan program tersebut, maka kelima instruktur dalam pelatihan kali ini pun didatangkan langsung dari pabrikan Super Hercules, Lockheed Martin Marietta, Amerika Serikat (AS).

Pada kesempatan yang sama, pelatihan OJT ini sekaligus menjadi sarana pelatihan lanjutan bagi personel TNI AU dalam hal maintenance training.

Baca Juga: KRI Rigel-933 dan Dua Kapal Patroli Dikerahkan dalam Manlap Latopssurta Hidros

Sebelumnya, mereka telah mengikuti pelatihan tersebut di pabrik Lockheed Martin Marietta pada tahun 2022 lalu.

Untuk diketahui, pesawat angkut Hercules menjadi alutsista yang sangat diandalkan oleh TNI AU, baik untuk operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). Terbaru, Indonesia kedatangan unit pertama pesawat angkut militer Super Hercules C-130J-30 pada Maret 2023 lalu.

Indonesia dikabarkan memesan lima unit Super Hercules tipe C-130J-30, di mana empat unit lainnya akan tiba secara bertahap pada Juni, Juli, dan Oktober 2023, serta Januari 2024. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.