Puluhan Personel Elektronika Kapal Perang Ikuti Pelatihan Konsol Operator

Jakarta, IDM – Sebanyak 35 personel bagian elektronika kapal perang mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dan pemeliharaan multifungsi pada konsol operator (MOC).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Asisten Dinas Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Koarmada II Kolonel Laut (P) Dados Raino di Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/5).
Baca Juga: Pembangunan Pabrik Obat Pertahanan Manfaatkan Laboratorium Farmasi Milik TNI
Dalam sambutannya kepada puluhan peserta pelatihan dari sejumlah kapal perang di pangkalan Surabaya, Dados mengatakan perkembangan teknologi militer yang semakin pesat, membuat peran elektronika sebagai salah satu tumpuan dalam menentukan keberhasilan operasi.
Menurutnya, perlu adanya upaya sungguh-sungguh dari semua pihak, seiring bertambahnya kemampuan peralatan komunikasi dan elektronika oleh TNI AL saat ini.

"Dibutuhkan pengawak konsol operator yang puntatingkat pengetahuan dan keterampilan yang memadai, agar peralatan yang dimiliki dapat digunakan secara optimal," kata Dados, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (20/5).
Baca Juga: Bertolak ke Malaysia, KSAU Dijadwalkan Hadiri LIMA 2025
Ia berharap melalui latihan peningkatan kompetensi dan pemeliharaan multifungsi konsol operator yang komprehensif, dapat menghasilkan para personel kapal perang bagian elektronika yang profesional dalam pengoperasian peralatan dan prosedur penggunaanya.
"(Diharapkan) pada akhirnya (pelatihan) dapat mewujudkan personel TNI AL yang profesional di bidang tugasnya," pungkasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































