HANKAM

Puluhan Pati TNI AU Naik Pangkat, Empat di Antaranya Bintang Dua

20 Pati TNI AU
20 Pati TNI AU yang melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Sebanyak 20 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, sesuai dengan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/956/V/2025 tanggal 23 Mei 2025.

Puluhan Pati TNI AU itu kemudian melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mabesau, Jakarta, Rabu (27/5).

Sebelumnya, mereka telah melaporkan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang diwakili oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, bersama 34 Pati TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan 22 Pati TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Baca Juga: Sebanyak 47 Jabatan Strategis di TNI AD Dirombak, Ini Daftar Lengkapnya

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya merinci daftar nama empat Pati TNI AU yang naik pangkat menjadi Pati Bintang Dua (Marsekal Muda/Marsda) yaitu Marsda TNI Muzafar, Marsda TNI Ardhi Tjahjoko, Marsda TNI Nur Surachman W, dan Marsda TNI Daan Sulfi.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima laporan kenaikan pangkat dari 20 Pati TNI AU. (Foto: Dok. Dispenau)

Kemudian, keenam belas nama lainnya yang mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Pati Bintang Satu (Marsekal Pertama/Marsma) yaitu Marsma TNI Atang Sudrajat, Marsma TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara, Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie, Marsma TNI Sidik Setiyono, Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, serta Marsma TNI Indrastanto Setiawan.

Nama-nama lainnya adalah Marsma TNI Ali Sudirman Pasaribu, Marsma TNI Saparkolip, Marsma TNI Ellyada Chrisdianta, Marsma TNI Ade Teguh Budianto, dan Marsma TNI Taufik Hari W.

Baca Juga: TNI AD Gelar Bimtek Strategi dan Digitalisasi Program Swasembada Pangan

Kemudian, terdapat nama Marsma TNI Sebastianus Danang, Marsma TNI Edi Siswoyo, Marsma TNI Hedis Hendaya, Marsma TNI Wahyu Priyo Budi, dan Marsma TNI Sigit Hardjanto.

Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi dan pengabdian perwira tinggi dalam menjalankan tugas-tugas strategis pertahanan negara. Selain itu, kenaikan pangkat yang sama juga mencerminkan kepercayaan institusi terhadap kemampuan kepemimpinan dan integritas para perwira tinggi di lingkungan TNI.

“Dengan pangkat baru, para perwira tinggi diharapkan dapat terus melanjutkan pengabdian terbaiknya demi kepentingan bangsa dan negara,” tulis Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.