HANKAM

Puluhan Kadet 17 Negara Ikut Pelayaran KRI Bima Suci ke Jakarta

kadet
30 kadet dari 17 negara mengunjungi Akademi Angkatan Laut di Surabaya, Rabu (31/7). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Sebanyak 30 kadet peserta Asean Plus Cadet Sail 2024 mengunjungi Akademi Angkatan Laut di Surabaya, Rabu (31/7). Nantinya, puluhan mancanegara itu mengikuti pelayaran bersama kapal layar latih milik TNI AL, yakni KRI Bima Suci ke Jakarta.

Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda Supardi, mengatakan puluhan kadet mancanegara yang tergabung dalam satgas muhibah TNI AL itu akan melakukan embarkasi terlebih dahulu ke KRI Bima Suci.

"Para kadet (mancanegara) akan embarkasi ke KRI Bima Suci untuk memulai pelayaran menuju Jakarta pada hari ini," ujar Supardi, dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (1/8).

Baca Juga: Prajurit TNI AD Seluruh Indonesia Dapat Kaporlap Baru

Adapun 30 kadet peserta Asean Plus Cadet Sail 2024 terdiri dari 17 negara Asean dan non-Asean, yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Singapura, Timor Leste, Vietnam, Cina, Australia, Chili, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, dan Turki.

kadet
(Foto: Dok. Dispenal)

Supardi menjelaskan, tujuan puluhan kadet mancanegara mengikuti pelayaran bersama para taruna AAL dengan KRI Bima Suci tersebut ialah untuk bertukar pengalaman, pengetahuan, dan saling bekerja sama dalam Asean Plus Cadet Sail 2024.

"Dalam kesempatan ini, para kadet juga mempresentasikan mengenai negara, angkatan laut, dan akademi angkatan laut masing-masing," jelas Supardi.

Baca Juga: TNI AD: Masyarakat Laporkan Jika Ada Pungutan Masuk Akmil

Terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan peran TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi bertujuan menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

"Maka dari itu para prajurit yang ditugaskan harus bangga karena tugas ini merupakan bagian dari kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada TNI AL," kata Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.