Pulang dari Papua, Satgas Rajawali III Dianugerahi Penghargaan Kartika Award

Jakarta, IDM – Usai menjalankan tugasnya di Papua, Satgas Rajawali III dari Yonif 509/BY Kostrad menerima penghargaan Kartika Award 2026.
Dilansir dari keterangan Penyonif 509/BY, Selasa (17/2), Danyon 509/BY, Letkol Inf Juni Fitriyan mengatakan total ada 19 personel Satgas Rajawali III yang pulang bertugas. Mereka dipimpin Letda Inf Hirma.
Baca Juga: Satgas Kuala TNI-Jhonlin Fokus Pengerukan Sedimentasi di Aceh Tamiang
Penghargaan Kartika Award diberikan kepada Satgas Rajawali III dari Yonif 509/BY Kostrad sebagai satuan berprestasi di penugasan operasi tempur. Penghargaan ini diterima bersama Yonif 503/MK dan Yonif 323/BP.
Dalam amanatnya saat memberikan penghargaan, Danyon 509/BY, Letkol Inf Juni Fitriyan menegaskan bahwa setiap prajurit Balawara Yudha adalah ksatria yang ditempa disiplin, loyalitas, dan jiwa pengabdian tanpa batas.
Baca Juga: Gerak Cepat Marinir! Jembatan hingga Rumah Warga Tapteng Dibangun Ulang Pascabanjir
“Hari ini adalah siklus kehormatan prajurit. Ada yang kembali membawa kebanggaan, ada yang melangkah ke satuan baru, dan ada yang berangkat mengemban amanah negara. Di manapun bertugas, jaga nama baik Yonif 509/BY dan tunjukkan profesionalisme serta militansi kalian,” kata Juni. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































