Pulang dari Istana Merdeka, Kolonel Inf Priyo Handoyo Disambut Penuh Bangga di Semarang

Jakarta, IDM – Usai memimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2026 lalu, Kolonel Inf Priyo Handoyo disambut penuh kebanggaan oleh keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang.
Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, Senin (24/8), disebutkan tugas tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kolonel Inf Priyo Handoyo. Kepercayaan untuk memimpin salah satu rangkaian utama peringatan hari kemerdekaan di tingkat nasional merupakan amanah negara yang harus dilaksanakan dengan disiplin, ketenangan dan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: TNI Hadiri HUT ke-51 FALINTIL dan Reuni tak Biasa di Timor-Leste
"Penugasan itu sekaligus membawa nama Kota Semarang dan keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang dalam momentum nasional yang bersejarah," tulis Kodam IV/Diponegoro.
Berasal dari Keluarga Sederhana di Cilacap
Di balik kehormatan tersebut, terdapat perjalanan panjang seorang prajurit yang tumbuh dari keluarga sederhana di Cilacap. Kolonel Inf Priyo Handoyo lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 8 Februari 1982. Ayahnya merupakan anggota Polri berpangkat Bripka, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Dari keluarga inilah nilai kedisiplinan, pengabdian dan tanggung jawab menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
Kolonel Priyo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2003 dari kecabangan Infanteri. Sebelum dipercaya menjabat Dandim 0733/Kota Semarang, ia telah mengemban sejumlah penugasan di lingkungan TNI AD, di antaranya sebagai Komandan Yonif Raider 613/Raja Alam dan kemudian dipercaya menjadi Dandim 0908/Bontang.
Saat memimpin Yonif Raider 613/Raja Alam, Kolonel Priyo pernah memperoleh penghargaan dari Pangkoopsgab Pinang Sirih atas keberhasilan operasi penangkapan pimpinan kelompok bersenjata Yambi, Kopengga Enumbi. Pengalaman penugasan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya hingga dipercaya memimpin Kodim 0733/Kota Semarang.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































