PT PAL Indonesia Gandeng Aselsan Perkuat Sistem Persenjataan Proyek Kapal Perang

Jakarta, IDM – Saat ini, industri pertahanan (indhan) Indonesia dengan Turki semakin intensif melakukan kerja sama.
Salah satunya adalah kolaborasi PT PAL Indonesia dengan Aselsan, perusahaan teknologi asal Turki untuk memperkuat sistem persenjataan berbagai proyek kapal perang.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan dalam gelaran Indo Defence 2025 yang disaksikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan bersama Wakil Menteri Pertahanan Turki.
Baca Juga: TNI AD Beri Pelatihan Bela Negara untuk 576 CPNS Otorita IKN
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, mengatakan kerja sama ini bagian dari upaya memperkuat interoperabilitas dan kesiapan alutsista nasional dalam menghadapi keamanan maritim regional.
“Bersama Aselsan, hal ini menjadi bukti konkret relasi antar industri pertahanan global antara Indonesia–Turkiye sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral,” terang Djenod.
Selain melakukan penandatanganan kerja sama, pada kesempatan itu, PT PAL Indonesia juga menerima sertifikat penetapan komponen pendukung pertahanan negara dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
“Ini bentuk validasi akan urgensi produk PT PAL dalam sistem pertahanan negara dan PT PAL sebagai Lead Integrator Matra Laut,” tegas Djenod.
Penetapan komponen pendukung pertahanan negara, ungkap Donny, merupakan wujud nyata dalam pemanfaatan sumber daya nasional untuk menjaga kedaulatan.
Baca Juga: Daftar Alutsista Hasil Inovasi TNI AD untuk OMSP di Pameran Indo Defense
Ia menambahkan saat ini Indonesia menghadapi kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu. Hal ini menuntut pemerintah untuk terus memperkuat sistem pertahanan negara dengan cara berinovasi dan membangun kemandirian industri pertahanan melalui pengelolaan sumber daya nasional.
Menurutnya, pertahanan negara yang tangguh adalah fondasi utama bagi terciptanya stabilitas nasional sebagai upaya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Dalam konteks pertahanan memiliki tujuan strategis yaitu mengubah seluruh potensi yang dimiliki bangsa menjadi kekuatan yang siap dimobilisasi,” kata Donny. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































