HANKAM

Program TNI AD Manunggal Air Masuki Bulan Ketiga

Program TNI AD Manunggal Air Masuki Bulan Ketiga
Pembangunan hidram terus dilakukan untuk membantu masyarakat. Program TNI AD Manunggal Air rencananya akan membangun pompa hidram dan sumur bor di 52 titik. (Dok Dispenad)

Jakarta,IDM - Program TNI AD Manunggal Air yang dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman pada tanggal 23 Maret 2022 lalu di Desa Binangun Banjar, Jawa Barat, saat ini sudah memasuki periode bulan ketiga.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang mengatakan bahwa Angkatan Darat terus berupaya melakukan penyediaan air bersih melalui pemasangan pompa Hidraulic Ram Pump (hidram), sumur bor serta penyaluran air secara gravitasi/pipanisasi di sejumlah wilayah di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga wilayah Bali, NTB dan NTT.

"Saat ini TNI AD terus melakukan pembangunan pompa hidram dan sumur bor serta pipanisasi dengan jumlah keseluruhan 52 titik dan sudah selesai 43 titik, sisanya masih dalam proses baik tahap persiapan maupun dalam tahap pengerjaan," ungkap Tatang di Mabesad, Jumat (8/7).

(Dok Dispenad)

Keberadaan pompa hidram yang dibangun di wilayah yang kekurangan air bersih tersebut diharapkan dapat berdampak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena selain dapat dimanfaatkan untuk mengairi persawahan, pompa hidram ini juga dapat menunjang kesehatan warga masyarakat terutama mengatasi stunting bagi anak-anak dan ibu hamil termasuk juga untuk kesehatan hewan ternak.

"Pembangunan sumur bor, pompa hidram, penyaluran air secara gravitasi/pipanisasi sejauh ini sangat bermanfaat dan disambut positif baik oleh Pemerintah Daerah maupun masyarakat secara langsung. Hal ini menunjukan kehadiran TNI AD di tengah-tengah masyarakat selalu menjadi solusi bagi setiap kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat," ucap Tatang. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.