Program TNI AD, Bagikan Ratusan Bola untuk Anak-anak Papua

Jakarta, IDM – Beragam program digelar TNI AD di wilayah penugasan di Papua, salah satunya adalah membagikan ratusan bola yang disumbangkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Adalah Satgas Yonif 509 Kostrad yang hari ini, Jumat (22/11) membagikan puluhan bola di wilayah penugasan. Para prajurit ini juga mengajarkan anak-anak tersebut bermain bola.
Baca Juga: Penutupan Latihan Transisi, Awak KRI Dituntut Mampu Hadapi Tantangan Peperangan Modern
"Sepak bola adalah olahraga yang digemari banyak anak-anak di sini. Dengan memberikan pelatihan dan bantuan bola, kami berharap mereka lebih termotivasi untuk berlatih dan mengembangkan bakat mereka,” ujar Pasiter Satgas Yonif 509 Kostrad, Lettu Chk Irawan Suharto dalam keterangannya dikutip, Jumat, (22/11).

Ia menjelaskan bahwa puluhan bola sepak tersebut yang dibagikan merupakan bentuk perhatian dari KSAD kepada anak-anak Papua.

"Selain sebagai sarana olahraga, bola tersebut diharapkan menjadi alat untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," kata Irawan.
Baca Juga: Dankodiklatal Sebut Misi Indo-Pacific Endeavour Bangun Kepercayaan Strategis di Kawasan
Tampak anak-anak tersebut antusias menerima bantuan ini, salah satunya Otto (10 tahun), mengungkapkan rasa senangnya setelah menerima bola dan mengikuti pelatihan.
“Kami sangat senang bisa belajar sepak bola bersama bapak-bapak TNI. Sekarang kami punya bola baru untuk bermain. Terima kasih banyak,” katanya. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































