Program "Manunggal Air" oleh TNI AD, Solusi Krisis Air Bersih di Seluruh Negeri

Jakarta, IDM - Sebagai tindak lanjut program TNI AD Manunggal Air yang telah dicanangkan, TNI AD menyelenggarakan Penataran Kader yang akan menjadi ujung tombak untuk menyukseskan program tersebut di seluruh wilayah Indonesia.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Agus Subiyanto mewakili Kepala Staf Angkatan Darat membuka penataran tersebut di Lapangan Denharrahlat Kostrad Sanggabuana, Rabu (30/3).
Kepala Staf Angkatan Darat dalam amanat yang dibacakan oleh Wakasad menyampaikan bahwa TNI AD sebagai bagian dari komponen bangsa merespons dengan cepat untuk membantu program penyediaan air dari pemerintah dengan mencanangkan TNI AD Manunggal Air secara serentak pada tanggal 24 Maret yang lalu dan akan dilaksanakan secara tersebar di seluruh Indonesia.

KSAD meminta para kader untuk manfaatkan kepercayaan dan tugas yang mulia ini dengan sebaik mungkin, agar nantinya memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang andal untuk melaksanakan tugas pokok secara berhasil dan berdaya guna, khususnya dalam membantu kesulitan masyarakat untuk penyediaan air bersih.
Salah satu teknologi yang kini dipilih oleh TNI AD yaitu menggunakan pompa Hidram yang implementasinya sudah terlihat di Kodam IX/Udayana dan beberapa wilayah lainnya di mana prajurit disebar masuk ke desa-desa untuk pemasangan ratusan kilo meter pipa air dan pompa demi memudahkan warga dalam mendapatkan air bersih.
Penataran kader TNI AD Manunggal Air Bersih diikuti oleh peserta perwakilan dari Kotamapus (Kostrad) 12 orang, Kopassus, 4 orang Pusterad (Pusdikter) 2 orang dan perwakilan Kotama wilayah masing-masing 4 orang dengan jumlah 78 peserta dilaksanakan selama 9 hari dimulai pada tanggal 30 Maret s.d 8 April 2022.

Materi penataran yang akan diajarkan kepada peserta penataran kader TNI AD Manunggal Air Bersih meliputi pengetahuan dan praktik geolistrik dan sumur bor, sistem gravitasi air serta pompa hidram. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































