Profil Letjen TNI Syafei Kasno, Jenderal Armed yang Kini Jabat Danpusterad

Jakarta, IDM – Sudah setahun lebih Letjen TNI Syafei Kasno menjabat Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad). Jabatan ini diemban pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara (Sulut) 24 November 1967 dengan latar karier militer yang cemerlang.
Dilansir dari berbagai sumber, Syafei tercatat merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1990 dari kesatuan Artileri medan (Armed).
Baca Juga: Aster KSAU Pastikan Dapur SPPG Lanud Adisutjipto Sesuai Standar BGN
Ia diketahui pernah menjabat sebagai Dandim 0602/Serang, Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih, Danrem 101/Antasari, Pangdam XIV/Hasanuddin, hingga Aster Panglima TNI sebelum ditunjuk menjadi Komandan Pusterad.
Syafei tercatat meraih banyak brevet diantaranya Brevet Korps Armed, kemudian Brevet kualifikasi Cakra Kostrad, dan Brevet Para Dasar. Tidak hanya itu, Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno juga memiliki Cesar Armed dan Brevet Astros.
Kini beban tugas di pundak Syafei cukup berat. Ia harus memimpin pembinaan dan menyelenggarakan fungsi teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI AD.
Pusterad adalah badan pelaksana pusat di tingkat Markas Besar Angkatan Darat yang berkedudukan langsung di bawah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Baca Juga: Tingkatkan Kapabilitas, Perwira dan Bintara Lanud Manuhua Ikuti Kursus Crew Resources Management
Fungsi teritorial yang dilaksanakan oleh Pusterad sangat penting dalam membentuk sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) serta mendukung penyelenggaraan pertahanan negara secara menyeluruh.
Selain itu, Pusterad juga memfokuskan pada pendidikan, pembinaan, dan pengembangan sistem operasi teritorial. Pusterad juga menjalin hubungan dengan media dan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung tugas teritorial. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































