Profil Danpaspampres Baru Mayjen TNI Achiruddin, Eks Komandan Sat 81 Gultor dan Wadanjen Kopassus

Jakarta, IDM - Hari Selasa, (19/12/2023) kemarin bertempat di ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto resmi memimpin acara serah terima jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) dari Mayjen TNI Rafael Granada Baay kepada Mayjen TNI Achiruddin.
Serahterima Jabatan ini tertuang dalam Surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin 2443/XI/2023 tanggal 29 November 2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Baca Juga: Lagi! Aksi Nyata Prabowo Bantu Warga Kesulitan Air Bersih, Hasil Kolaborasi Kemhan-Unhan RI
Dilansir dari berbagai sumber, Mayjen TNI Achiruddin lahir 15 November 1975 atau saat ini berusia 48 tahun. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1997.

Selama ini, karier Achiruddin banyak dihabiskan di kesatuan Kopassus. Di antaranya ia pernah menjadi Danyon 812/Bantuan Sat 81 Gultor Kopassus (2012-2014), Wa Dansat 81 Gultor Kopassus (2017-2018).
Baca Juga: Dirotasi dari Wagub Lemhannas Jadi Dankodiklat TNI, Ini Profil Laksdya Maman Firmansyah
Selanjutnya, Asintel Danjen Kopassus (2018-2019) hingga Wadanjen Kopassus (2023). Sebelum kini ditunjuk menjadi Danpaspampres, Achiruddin pernah bertugas di Paspampres. Yaitu, dengan menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres pada 2019-2021. Hal menarik lainnya, Achiruddin juga pernah bertugas di Kota Solo.
Tahun lalu atau pada 2022, Achiruddin bertugas sebagai Danrem 074/Warastratama yang berlokasi di Kota Solo. Kini ia menjabat sebagai Komandan Paspampres yang bertanggung jawab sebagai "perisai hidup" presiden dan keluarganya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































