Prioritas Utama, TNI AL Fokus Modernisasi Alutsista

Jakarta, IDM – Modernisasi Alutsista tetap menjadi prioritas utama TNI Angkatan Laut (AL) dalam pembangunan kekuatan untuk menegakkan kedaulatan hukum di laut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, di Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (23/03/22).
Menurut Yudo, selain memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista), perencanaan pembangunan kapal untuk TNI AL juga dilakukan dalam rangka memodernisasi kapal-kapal yang sudah tua di mana saat ini 70 persen Alutsista TNI AL sudah berumur di atas 30 tahun.
Ada dua Kapal KRI yang saat ini sudah disetujui DPR untuk lelang, kedua kapal itu adalah KRI Teluk Mandar 514 dan KRI Teluk Penyu 513. Sebelum dilelang, kapal-kapal itu sudah melalui prosedur penghapusan. Dalam hal ini, TNI AL mengajukan ke Panglima TNI untuk kemudian diteruskan ke Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, dan berakhir ke Presiden.
"sehingga nanti pelelangan itu harganya oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), bukan dari Angkatan Laut. Dari Angkatan Laut hanya membantu saja dalam proses pelelangannya. Itu sudah sesuai prosedur semua," jelas Yudo.
Yudo juga menambahkan, bahwa kekuatan TNI AL tersebut tergantung pada sistem senjata armada terpadu (SSAT) yang terdiri dari unsur kapal, pesawat udara, marirnir dan pangkalan. (ADT)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































