Presiden Prabowo Pimpin Penghormatan Negara untuk Eks Menhan Ryamizard Ryacudu

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Eks Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam upacara persemayaman dan pelepasan jenazah yang berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (1/6).
Kepala Negara tiba di kompleks Kementerian Pertahanan sekitar pukul 08.25 WIB dan langsung menuju Ruang Hening untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dalam suasana penuh khidmat, Presiden berdiri di hadapan jenazah almarhum, menundukkan kepala, serta memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian panjang Ryamizard kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: Presiden Prabowo dan Macron Perkuat Aliansi Pertahanan Indonesia-Prancis
“Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi pertahanan dan kedaulatan Indonesia,” tegasnya.
Prosesi penghormatan tersebut menjadi momen penuh makna yang mencerminkan penghargaan negara terhadap sosok prajurit senior yang telah memainkan peran penting dalam perjalanan pertahanan nasional.
Semasa hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai figur militer yang tegas, nasionalis, dan konsisten dalam menjaga kepentingan bangsa.
Baca Juga: Menko Polkam: Praja IPDN Harus Berani Membela Kepentingan Rakyat dan Menolak Korupsi
Jenazah almarhum tiba di Kantor Kementerian Pertahanan pada pukul 07.35 WIB dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika.
Upacara persemayaman dipimpin oleh Donny Ermawan selaku inspektur upacara.
Rangkaian penghormatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan jenazah menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk dimakamkan secara militer.
Baca Juga: Menko Polkam: Pemerintah Kerja Keras agar Dampak Geopolitik tak Terlalu Dirasakan Masyarakat
Upacara pemakaman direncanakan dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara kepada seorang prajurit yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia.
Karier Ryamizard Ryacudu tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah pertahanan nasional.
Selain pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002–2005, ia juga dipercaya menjadi Menteri Pertahanan RI pada periode 2014–2019, mengawal berbagai kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































