HANKAM

Presiden Prabowo Perintahkan Hasil Tambang Ilegal Tak Keluar dari Indonesia, TNI AL Perketat Pengawasan

KSAL Muhammad Ali
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengamanan sumber daya nasional dari praktik penyelundupan ilegal.

Menindaklanjuti arahan tersebut, TNI Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat pengawasan di wilayah perairan Indonesia untuk mencegah hasil tambang ilegal dibawa ke luar negeri sekaligus mengantisipasi masuknya narkoba melalui jalur laut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, arahan Presiden menjadi perhatian bagi seluruh unsur Komando Armada (Koarmada) I, II, dan III dalam melaksanakan tugas pengamanan maritim.

Baca Juga: KSAL Pimpin Sumpah Pemuda di KRI Sriwijaya-100, Empat Satuan TNI AL Raih Samkaryanugraha

"Presiden telah menyampaikan bahwa tidak ada hasil tambang secara ilegal yang keluar dari Indonesia ke luar negeri. Ini harus kita amankan," kata Ali seusai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di geladak flight deck KRI Sriwijaya-100, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (28/10).

Ali menjelaskan, pengawasan TNI AL tidak hanya berfokus pada pencegahan keluarnya hasil tambang ilegal dari Indonesia, tetapi juga mencakup upaya menghalau masuknya barang terlarang dari luar negeri, termasuk narkoba.

"Jadi, sekaligus juga penyelundupan dari luar ke dalam, seperti narkoba. Ini kita tekankan pada seluruh satuan unsur-unsur Koarmada, baik Koarmada I, II, maupun III, untuk mengatasi masalah penyelundupan ini sehingga tidak terjadi kerugian-kerugian negara yang dibawa keluar," ujarnya.

Ali menerangkan komitmen ini tercermin dari keberhasilan KRI Kujang dan KRI Kerambit dari Satuan Kapal Cepat Koarmada I dalam menggagalkan penyelundupan narkoba di kawasan Selat Malaka.

Kedua kapal perang itu juga berhasil menggagalkan penyelundupan logam tanah jarang.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan di Papua Nugini, Satgas TNI AL Renovasi Sekolah dan Rumah Ibadah

Atas keberhasilannya, KRI Kujang dan KRI Kerambit menerima Samkaryanugraha, tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia.

Penghargaan yang sama diberikan kepada batalion 4 Marinir dan Batalion 10 Marinir atas keberhasilan melumpuhkan kelompok separatis bersenjata serta merebut senjata dalam operasi di Papua.

Penganugerahan kepada empat satuan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dipimpin KSAL.

Menurut Ali, keberhasilan satuan-satuan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan tugas negara yang patut mendapatkan apresiasi.

Ia menegaskan, prajurit yang menunjukkan prestasi dan pengabdian di lapangan perlu mendapatkan penghargaan yang sesuai dengan kontribusinya.

Baca Juga: Resmi Sandang Pangkat Serda, 883 Prajurit Siap Mengabdi sebagai Bintara TNI AU

"Untuk Marinir juga sama. Dari Bapak Presiden perintahnya, prajurit-prajurit yang berprestasi di lapangan harus mendapatkan penghargaan dan reward yang sesuai dengan apa yang telah dia kerjakan. Dia mengorbankan jiwa dan raga untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur Ali.

Selain kepada empat satuan penerima Samkaryanugraha, TNI AL juga memberikan penghargaan kepada personel yang berprestasi dalam berbagai bidang, mulai dari penggagalan penyelundupan, olahraga tingkat nasional dan internasional, hingga keberhasilan operasi di Papua.

Penghargaan turut diberikan kepada dosen dan pelatih teladan di lingkungan pendidikan TNI AL, personel bidang hukum yang berhasil mengamankan aset negara, serta anggota intelijen yang menyediakan informasi akurat untuk mendukung pelaksanaan operasi.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.