Pratu Marinir Sedilta Raih Juara Pertama Kejuaraan Duathlon di Kalsel

Jakarta, IDM - Atlet triathlon Pratu (Mar) Sedilta Pilon Nubatonis meraih juara pertama pada kejuaraan Banua Duathlon Challenge 2023 di Kalimantan Selatan, Minggu (6/8).
Sedilta yang merupakan prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 1 Marinir ini meraih juara dengan catatan waktu 1.24.12 menit, mengalahkan ratusan peserta lainnya dari dalam negeri dan mancanegara, seperti Jerman, Irlandia, Singapura, dan Alajazair.

Baca Juga: Resmikan Lanal Dumai, KSAL: Simbol Dedikasi TNI AL Jaga Keamanan Negara
Adapun, materi yang dipertandingkan adalah lari sejauh 5 km, sepeda sejauh 30 km serta lari kembali 5 km.
Terpisah, Danyontaifib 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho, menyampaikan rasa bangga kepada Sedilta, sebagai prajurit dan atlet triathlonyang telah membawa nama harum Yontaifib 1 Marinir.
Baca Juga: Pangdam III/Slw Cek Latihan Aksi-Reaksi Serangan Pemukiman Yonif R 301/PKS

"Keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja keras dalam berlatih yang tidak mengenal lelah, serta semangat pantang menyerah saat tampil secara maksimal," ujarnya dikutip dari keterangan Pasmar 1, Senin (7/8).
"Ini dapat dijadikan motivasi para prajurit Yontaifib 1 Marinir lainnya untuk terus berlatih agar mampu menorehkan prestasi tertinggi pada berbagai event mendatang," imbuhnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































