Praka Alias Praji Sumbang 2 Medali di Ajang SEA Games Thailand

Jakarta, IDM – Praka Alias Praji, prajurit dari Kodim 1417/Kendari berhasil meraih dua medali di ajang SEA Games ke-33 Tahun 2025, yang digelar di Pantai Pattaya, Thailand, Senin (22/12).
Dilansir dari keterangan Penkodam XIV/Hasanuddin, Praji memperkuat tim Triathlon Indonesia pada nomor Duathlon Mix Relay dan Duathlon Men Relay.
Baca Juga: Tembus Pegunungan Gayo, 100 Babinsa Salurkan 10 Ton Beras ke Bener Meriah
Pada nomor Duathlon Mix Relay, Indonesia tampil gemilang dan berhasil meraih medali emas, mengungguli Filipina yang meraih medali perak serta Singapura yang meraih medali perunggu.
Prestasi gemilang juga diraih pada nomor Duathlon Men Relay, dimana Indonesia berhasil meraih medali perak, sementara Vietnam keluar sebagai peraih medali emas dan Malaysia meraih medali perunggu.
Baca Juga: Kopassus TNI AD Tempa Generasi Muda di Sekolah Rakyat
"Keberhasilan ini menjadi bukti dedikasi, profesionalisme, serta semangat juang prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dalam mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional," tulis keterangan Penkodam XIV/Hasanuddin. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































