HANKAM

Prajurit Zeni TNI AD Kerjakan Jembatan dalam Sekejap, Tuai Pujian

Yonzipur 9 Kostrad
Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Kostrad memasang jembatan Modular General Bridge (MGB) di wilayah Sanggabuana, Karawang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Aksi prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 9 Kostrad memasang jembatan Modular General Bridge (MGB) di wilayah Sanggabuana, Karawang beberapa waktu lalu tuai pujian dari masyarakat Indonesia. Para prajurit ini menyelesaikan pemasangan jembatan hanya dalam waktu lima hari.

Pujian ini membanjiri kolom komentar instagram @puspentni yang mengunggah kegiatan prajurit ini.

Baca Juga: Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi di Vanuatu

"TNI kalau sudah bekerja, sekejap jadi, apalagi program TNI membangun desa sangat bermanfaat buat masyarakat, ini Operasi Selain Perang," tulis akun @rizalezan seperti dilihat, Senin, (30/12).

Yonzipur 9 Kostrad
(Foto: Dok. Puspen TNI)

"Seperti inilah yang membuat kami cinta TNI. Mengutamakan keberhasilan misi atau perintah di atas nyawa sendiri," tambah akun @imanuel.prabhata.

Baca Juga: Kala Siswa Politeknik TNI AD Praktikum Robot Humanoid

Dijelaskan Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyonzipur) 9/Lang Lang Bhuwana Divif 1 Kostrad Letkol Czi Nanang Sujarwanto bahwa lokasi pembangunan jembatan ini sulit dijangkau dan medan berat dan menjadi tantangan tersendiri bagi para prajurit. Proses pemasangan melibatkan penguatan struktur jembatan untuk memastikan keamanan dan ketahanan.

Yonzipur 9 Kostrad
(Foto: Dok. Puspen TNI)

Setelah selesai, jembatan diuji menggunakan kendaraan berat seperti NPS dan Strada. Jembatan MGB ini mampu menahan beban hingga 10 ton, memastikan kelayakan untuk berbagai kebutuhan transportasi masyarakat.

Baca Juga: Profil Jamalulael, Jenderal Zeni yang Resmi Jabat Pangdam Tanjungpura

Keberadaan jembatan ini membawa dampak signifikan bagi warga sekitar. Kini, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, dan kegiatan lainnya dapat kembali berjalan normal tanpa kekhawatiran akan ancaman longsor.

"Kami bersyukur menyelesaikan pemasangan jembatan ini dan berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat," kata Nanang. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.