Prajurit Zeni Marinir Pelajari Alat Theodolit untuk Kemampuan Teknik Sipil Militer

Jakarta, IDM – Prajurit muda dari Batalyon Zeni 1 Marinir mempelajari materi tentang penggunaan alat theodolit, di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Senin (19/5).
Pembekalan untuk penggunaan alat theodolit yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknik sipil militer tersebut, dipimpin langsung oleh bintara staf operasi Serda (Mar) Satriyo dan Prada (Mar) Rio Apriyadi yang berpengalaman di bidang survei dan pemetaan.
Baca Juga: TNI AD Gelar Latma JOCIT Bersama Militer Australia di Cipatat
Komandan Batalyon Zeni 1 Marinir Letkol (Mar) Zainal, mengungkapkan materi pembekalan tersebut mencakup pengenalan alat theodolit, teknik pengukuran sudut horizontal dan vertikal serta praktik di lapangan.
Menurutnya, penguasaan alat ukur seperti theodolit sangat penting bagi prajurit Zeni dalam mendukung pembangunan infrastruktur militer, baik dalam masa damai maupun dalam operasi militer.
"Diharapkan prajurit muda dapat menguasai materi ini dengan baik dan menerapkannya di lapangan," ujar Zainal, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Baca Juga: Pushidrosal Gelar Latihan Operasi Survei dan Pemetaan, Libatkan KRI Spica-934
Melalui pelajaran teknik sipil militer, para prajurit Zeni Marinir dibekali kemampuan membangun dan memperbaiki infrastruktur pendukung operasi militer di medan tugas, seperti jembatan taktis, bunker perlindungan hingga sarana logistik lapangan.
"Hal ini menjadikan prajurit Korps Marinir yang tidak hanya tangguh dalam pertempuran, tetapi juga andal dalam mendukung pembangunan wilayah dan membantu tugas kemanusiaan pada masa damai," kata Zainal. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































