Prajurit Yonroket 1 Marinir Berlatih Gun Drill MLRS Vampire

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Roket (Yonroket) 1 Marinir berlatih gun drill dengan material Multi Launcher Rocket System (MLRS) Vampire, di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Kamis (28/7).
Latihan drill ini dilaksanakan secara rutin untuk mengasah profesionalisme perorangan dalam mengawaki kesenjataan. Tujuan pelaksanaan latihan agar suatu waktu prajurit "Bajra Ghosa" siap untuk diterjukan dalam melaksanakan perintah operasi di medan pertempuran.
Di tempat terpisah, Komandan Yonroket 1 Marinir Letkol (Mar) Sri Herlambang, berharap seluruh prajurit "Bajra Ghosa" dapat melatih dan mendalami kesenjataan, pengoreksian hasil tembakan dan bagaimana cara .engatasi permasalahan yang berkaitan dengan senjata.
"Setiap prajurit harus mampu dan menguasai perbagian dalam susunan kesenjataan, seperti Awak Pucuk, Pimpinan Penembakan (P2), Peninjau Depan (PD) serta Pengukur Medan (Kurmed)," jelas Herlambang, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (29/7).
"Terus tingkafkan profesionalisme tugas sebagai prajurit Yonroket 1 Marinir serta selalu bersikap profesional dan mengikuti ketentuan serta prosedur faktor keamanan (zero accident) yang telah ditentukan dalam latihan," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































