Prajurit Yonko 466 dan Yon Arhanud 15 Pasgat Asah Profisiensi lewat Terjun Free Fall

Jakarta, IDM – Sejumlah prajurit Batalion Parako 466 dan Batalion Arhanud 15 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) mengasah profisiensi melalui latihan terjun free fall dengan dropping zone di runway Lanud Supadio, Pontianak, Senin (25/5).
Baca Juga: Pemerintah Komitmen Beli Jet Tempur-Kapal Disertai Senjata dan Harwat
Para prajurit ‘Baret Jingga’ melaksanakan penerjunan dari ketinggian 8.000 kaki mengg unakan Helikopter NAS-332 Super Puma asal Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja, Bogor.

“Latihan terjun free fall bertujuan untuk membina, mengasah, meningkatkan, dan memelihara kemampuan prajurit Korpasgat dalam mendukung pelaksanaan tugas matra udara serta pembinaan dan pengembangan potensi olahraga dirgantara,” demikian pernyataan Penerangan Korpasgat melalui laman resminya yang dikutip Senin (25/5).
Baca Juga: Kembali ke Satuan, Danyonif 754 Apresiasi Satgas Pam Obvitnas PT Freeport Indonesia
Selain meningkatkan kemampuan tempur prajurit, latihan tersebut juga menjadi sarana pembinaan teritorial dengan melibatkan generasi muda. Harapannya, mereka dapat memiliki motivasi serta gambaran mengenai kemampuan dan kekuatan TNI Angkatan Udara, khususnya Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), dalam mendukung tugas pertahanan udara nasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































