Prajurit TNI Sediakan Ratusan Bungkus Nasi untuk Warga Terdampak Banjir di Bulan Puasa

Jakarta, IDM - Prajurit TNI dari Kodim 0710/Pekalongan bersama Pemkot, Tagana, BPBD, Relawan hingga para insatansi menyiapkan ratusan bungkus nasi untuk penuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak banjir di Pekalongan. Mereka mendirikan dapur umum terpadu di Halaman Kantor Dinas Sosial.
Baca Juga: Delegasi Kemhan Jepang Sambangi Kodam Jaya, Ini yang Dibahas
"Setidaknya 800 bungkus makanan setiap harinya disediakan untuk sahur dan sebanyak 750 bungkus untuk berbuka puasa. Selanjutnya makan siang untuk balita dan manula yang tidak puasa disediakan sebanyak 300 bungkus," kata Pasi Ops Kapten Inf Abdul Muthalib dalam keterangannya diterima Sabtu, (16/3).

Lebih lanjut, Pasi Ops Kapten Inf Abdul Muthalib mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama seluruh instansi terkait tengah berupaya maksimal untuk membantu meringankan beban masyarakat. Dimana seluruh Prajurit Kodim 0710/Pekalongan juga selalu siap dikerahkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
Baca Juga: Rakor Intelijen TNI 2024, Prajurit Diminta Tingkatkan Kemampuan Analisis
"TNI selalu siap setiap saat dalam menghadapi bencana alam ini, kerjasama yang solid juga kita lakukan sebagai upaya untuk membantu masyarakat terutama dalam memberikan berbagai bantuan kepada para pengungsi," terangnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































