HANKAM

Prajurit TNI Bantu Bangun Jembatan Gantung Garuda, Permudah Akses Warga Desa

Prajurit TNI
Prajurit TNI bantu bangun Jembatan Gantung Garuda, permudah akses warga desa. (Foto: Dok. Istimewa)

Jakarta, IDM – Personel TNI bersama warga bergotong royong memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dukuh Kedungkiri RT 17/RW 06, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini dilakukan unthk membuka akses vital bagi sekitar 1.500 keluarga.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Dengan semangat kebersamaan, warga bersama prajurit bahu-membahu melakukan pengukuran serta memasang kayu penyangga awal sebagai bagian dari tahap awal pembangunan.

Baca Juga: Taklukkan Tebing Citatah, Siswa Komando A-49 Asah Ketangkasan dan Ketangguhan Mental

Adapun Jembatan Gantung Garuda merupakan realisasi bantuan langsung Presiden Prabowo Subianto, setelah aspirasi masyarakat yang membutuhkan akses penghubung disampaikan melalui jalur TNI.

Kehadiran prajurit dalam proses pembangunan menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Kepala Desa Karangpakel, Sri Sugiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah mobilitas warga yang selama ini terkendala akses.

“Jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga, terutama untuk anak sekolah, petani, pekerja, dan akses kesehatan. Kurang lebih 1.500 kepala keluarga akan merasakan manfaatnya,” ujar Sri Sugiyanto.

Menurutnya, pembangunan akses menuju jembatan sebenarnya telah dirintis sejak tahun 2020, namun keterbatasan anggaran membuat pengerjaannya berjalan lambat.

Kini, melalui dukungan pemerintah dan keterlibatan TNI, harapan masyarakat untuk memiliki akses yang layak mulai terwujud.

Baca Juga: TNI AL Geser Pesawat P-8301 ke Ambon, Perketat Pengawasan Perairan Timur

Keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah warga Desa Karangpakel maupun masyarakat Kecamatan Bayat untuk menuju lahan pertanian, pusat ekonomi, sekolah, hingga fasilitas kesehatan tanpa harus memutar jauh.

Peran aktif TNI dalam pembangunan ini mendapat apresiasi dari masyarakat desa.

Bagi warga, kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran TNI yang telah membantu mewujudkan pembangunan jembatan ini. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” kata Sri Sugiyanto. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.