HANKAM

Prajurit TNI AL Bareng WN Prancis Upacara Bendera di Bawah Laut Situbondo

Penyelam TNI AL
Penyelam TNI AL mengibarkan bendera Merah Putih di dasar perairan Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (16/8). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Pemandangan unik tersaji di dasar perairan Pasir Putih, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (16/8). Sebanyak 81 orang yang terdiri atas prajurit TNI AL, komunitas maritim, hingga dua warga negara (WN) Prancis mengibarkan bendera Merah Putih di kedalaman laut.

Aksi bawah air ini dipimpin langsung Komandan Sekolah Selam (Danseselam) Kodiklatal Letkol Laut (KH) Natsir Dimyati. Upacara dasar laut tersebut sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Korps Penyelam TNI AL dan menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyelam TNI AL
Dua penyelam asal Prancis (kanan) bersiap mengikuti upacara pengibaran bendera bawah air bersama prajurit TNI AL di Situbondo. (Foto: Dok. Dispenal)

Sebelum menceburkan diri ke laut, para peserta mengecek kondisi fisik dan kelayakan tabung oksigen. Di dasar laut, Serda Ali Hanafi dari Seselam Kodiklatal bersama Ade dari Pramuka Saka Bahari Situbondo bertugas menarik tali Merah Putih, diiringi pembacaan naskah Proklamasi di bawah air.

Baca Juga: Rafale Unjuk Gigi di HUT ke-81 RI, Tampilkan Air Escort dan Manuver High G Turn

Tak cuma upacara bendera, rangkaian acara berlanjut dengan atraksi budaya Tari Gelang Soko khas Madura di dalam air. Panitia juga membuka pos pemeriksaan kesehatan dan simulasi terapi ruang dekompresi hiperbarik (recompression chamber hyperbaric).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menegaskan, aksi kolaboratif ini memperlihatkan kemahiran prajurit matra laut dalam menjaga kedaulatan maritim sekaligus merangkul masyarakat.

Penyelam TNI AL
Aksi penyelam menampilkan Tari Gelang Soko khas Madura di bawah laut Pasir Putih, Situbondo. (Foto: Dok. Dispenal)

"Kegiatan ini menjadi wujud semangat nasionalisme sekaligus menunjukkan profesionalisme prajurit TNI AL dalam bidang bawah air," ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (17/8).

Baca Juga: TNI AD Tegaskan Tidak Ada Pengibaran Bendera RMS di Maluku

Tunggul menambahkan, keterlibatan warga sipil hingga penyelam asing membuktikan kuatnya sinergi TNI AL dengan komunitas bahari.

"Langkah ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali untuk terus mempererat kemanunggalan TNI AL dengan rakyat serta menumbuhkan cinta tanah air," jelasnya.

Peserta upacara bawah air ini menggabungkan 17 instruktur Seselam Kodiklatal serta 64 anggota komunitas selam, mulai dari personel Kodaeral V, Satbrimob dan Pusdik Brimob Polda Jatim, POSSI Jatim, hingga dua penyelam asal Prancis dari tim PADI Surabaya.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.