HANKAM

Prajurit TNI AD Temukan Lahan Ganja di Perbatasan Indonesia-PNG

Prajurit TNI AD
Prajurit TNI AD dari Satgas pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti (TS), Pos Kalipay kipur C berhasil menemukan lahan ganja di perbatasan Indonesia-PNG. (Foto: Instagram resmi Yonif 122/TS, @122_tombak_sakti)

Jakarta, IDM – Prajurit TNI AD dari Satuan Tugas (Satgas) pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti (TS), Pos Kalipay kipur C berhasil menemukan lahan ganja di perbatasan Indonesia-PNG.

Dilansir keterangan dari postingan instagram resmi Yonif 122/TS, @122_tombak_sakti, Kamis, (19/9) disebutkan ladang ganja yang ditemukan luas 600 meter dan dikumpulkan 8 karung ganja, dengan berat 50,25 kilogram. Ladang ini ditemukan di kampung Paitenda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, (15/9/2024).

Prajurit TNI AD
(Foto: Instagram resmi Yonif 122/TS, @122_tombak_sakti)

Diceritakan Dankipur C Lettu Inf Panca, penemuan ini berawal dari informasi dari masyarakat bahwa di daerah batas RI PNG di sekitaran Distrik Waris ada Ladang Ganja, namun belum diketahui tepatnya.

Baca Juga: Ini Rangkaian Acara HUT ke-79 TNI, Ada Pameran Alutsista di Monas

"Kami melintasi medan yang sulit dengan patroli dan berhasil bersama gabungan berkolaborasi dengan instansi terkait. Bersama dengan 10 personel Pos Kalipay melaksanakan pendalaman informasi dan pengamatan, dan pada saat melaksanakan pengecekan benar adanya Ladang Ganja di Perbatasan sekitaran Kampung Paitenda Distrik Waris," kata Panca.

Lanjutnya setelah mendapatkan titik ladang ganja tersebut, personel yang melaksanakan pendalaman, dan berkoordinasi dengan Pasi Intel bahwa benar adanya Ladang Ganja.

Prajurit TNI AD
(Foto: Instagram resmi Yonif 122/TS, @122_tombak_sakti)

"Kami berkoordinasi dengan pihak BNN Jayapura dan Bea Cukai Jayapura untuk bersama-sama untuk melaksanakan patroli gabungan ke lokasi Ladang Ganja tersebut," ungkap Panca.

Baca Juga: KRI Wahidin Sudirohusodo Akan Kunjungi Tiga Negara Pasifik Oktober 2024

Diduga, berdasarkan hasil pengamatan dan pemantauan, ladang ganja tersebut sudah lama tidak digunakan, (sistem oknum masyarakat yang berladang berpindah-pindah).

"Kemudian dilaksanakan penyisiran di sekitar ladang ganja oleh tim patroli, dan dilanjutkan dengan eksekusi pencabutan dan dimasukkan ke dalam karung kemudian akan diamankan," kata Panca. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.